Jayapura, 23 Juni 2026 — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Calon Fasilitator Daerah Program Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM dan KKA) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 23 hingga 26 Juni 2026 di Hotel @HOM Premiere Abepura, Kota Jayapura.

Kegiatan ToT ini diikuti oleh 37 peserta yang terdiri dari guru dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Para peserta dipersiapkan sebagai fasilitator daerah yang akan mendampingi implementasi program peningkatan kompetensi pembelajaran di kelompok kerja satuan pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia, khususnya di wilayah Papua. Berdasarkan berbagai kajian, peningkatan kualitas pembelajaran masih menjadi tantangan, sehingga diperlukan transformasi pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan berpusat pada peserta didik.
Melalui program ini, peserta dibekali pemahaman dan keterampilan terkait pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) yang menekankan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan, serta penguatan kompetensi koding dan kecerdasan artifisial sebagai bagian dari literasi digital abad modern.
Kegiatan ToT dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa (andragogi) melalui kombinasi pembelajaran mandiri berbasis Learning Management System (LMS) dan pembelajaran tatap muka. Selain itu, kegiatan ini juga mengadaptasi siklus Teacher Experimental Training (TET), yang mendorong peserta untuk belajar melalui praktik langsung, refleksi, dan kolaborasi dalam kelompok kerja.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran, antara lain penguatan konsep Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial, teknik fasilitasi dan pendampingan, serta praktik peer teaching dan penyusunan rencana tindak lanjut.
Kepala BGTK Provinsi Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan fasilitator daerah yang kompeten dan siap mendampingi implementasi program secara berkelanjutan di satuan pendidikan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di Tanah Papua.
Dengan tersedianya fasilitator daerah yang kompeten, implementasi program Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
